Monday, March 23, 2009

Sound Gitar di Live


Pertanyaan seputar sound gitar yang fat dan wide ini memang cukup sering di pertanyakan.Dan memang sound gitar agak berbeda dengan sound dari instrumen lain.Jadi memang hampir tidak pernah habis untuk di bahas.

Sejujurnya sound gitar adalah hal yang lumayan complicated dan bikin pusing.Bahkan bagi gitaris profesional sekalipun.

Dalam situasi live,sound gitar memang cenderung tidak sesulit waktu rekaman.Bisa jadi karena durasi pertunjukan live yang hanya sekejap.Tapi durasi yang singkat itu tidak lantas bikin sang gitaris bisa 'cuek bebek' sama sound gitarnya.Karena pasti banyak gitaris yang moodnya bisa terpanggil dari sound gitarnya di panggung.

KONSISTENSI SOUND

Beberapa masalah yang sering muncul adalah tidak samanya sound gitar sewaktu kita main di rumah dengan di situasi live.Kalau biasanya di rumah kita main dengan ampli kecil,maka kita cenderung lebih konsen mendengarkan setiap detail yang diperdengarkan si ampli.Kemudian kita juga sudah terbiasa dengan besaran level tertentu.Katakanlah misalnya -10dB.

Sementara dalam situasi live semuanya serba berbeda.Waktu yang di sediakan cukup singkat dan level yang dibutuhkan cenderung lebih besas.Mungkin sekitar +4 dB atau malah lebih kebih.Dan ampli juga peralatan lain yang kita gunakan berbeda.

Idealnya memang kita menggunakan perangkat yang sama ketika di rumah dan di live.Bahkan sampai ke hal yang sedetail mungkin,seperti kabel,AC cord,dan power supply.Satu lagi yang di butuhkan adalah kreativitas dan wawasan yang lumayan tentang gitar.

Kreativitas bisa muncul dari diri setiap orang.Tinggal di gali saja.Sementara wawasan memang harus kita cari dan dikembangkan sendiri.Jadi wawasan itulah yang nantinya akan menopang kreativitas supaya tidak keluar jalur kelewat batas.

AMPLI

Kalau ingin menggunakan miking,pertimbangkan untuk mendapatkan gain structure yang tepat.Jadi sesuaikan level keluaran ampli dengan kemampuan daya tangkap mikrofonya.Untuk itu,bekerjasama dengan sound engineer akan sangat membantu.Tapi yang pertama adalah dapatkan sound yang ideal dari ampli dengan level tertentu.Tidak perlu menggeber ampli sampai speakernya berteriak.Lebih baik memprioritaskan soundnya terlebih dahulu.Jadi kerjasama dengan sound engineer memang sangat perlu.
Ampli yang berteriak terlalu kuat akan membuat sinyal yang diterima mikrofon dan mixer jadi sangat besar.Dengan demikian,biasanya sound engineer akan menekan tombol PAD pada mixer yang akan mengurangi besaran levelnya sekitar -20 dB untuk menghindari sinyal yang peak.

No comments:

Post a Comment